Cerita tentang diri dapat ditinjau kembali seiring pengalaman yang bertambah.
Pengalaman, ingatan, dan cerita yang diulang ikut membentuk cara kita mengenali diri. Label seperti pemalu, gagal, atau harus sempurna dapat terasa melekat. Materi ini mengajak kita melihat kembali cerita tersebut dan memberi ruang bagi kemungkinan yang baru.
