Satu parameter, dua sisi perkembangan
Versi tiga dimensi menghubungkan n dengan ruang atau dimensi serta skala potensi. M menunjuk mental, φ total potensi pada pengantar, dan Mⁿ bagian yang dapat diakses. Versi rumus lainnya memakai φ sebagai rasio emas; kedua definisi tersebut tidak disatukan begitu saja.
Evolusi bentuk
Bentuk berkembang dari titik kecil, spiral yang mulai terbuka, spiral yang semakin luas, hingga jaringan yang saling berhubungan.
- n = 0: titik kecil diselimuti gambaran noise.
- n = 1: spiral mulai terbuka dengan akses awal.
- n = 2: area akses semakin luas.
- n = 3: pola dan hubungan lebih kompleks.
- n = 4: banyak potensi digambarkan saling terhubung.
- n = 5: ruang yang luas dan hubungan antardimensi.
- n → ∞: gambaran totalitas tanpa batas pada model.
Proyeksi atas dan samping
Proyeksi atas menampilkan area dan lintasan akses dalam dua dimensi. Tampak samping menampilkan lapisan, tinggi, dan perkembangan. Titik menunjukkan satu potensi, lingkaran aktif bagian terjangkau, garis putus-putus bagian belum terjangkau, dan kabut melambangkan noise.
Notasi struktur dan pengamatan
U(n) menamai struktur penuh pada tingkat n. Dₙ² pada notasi poster digunakan untuk dimensi atau struktur yang dihubungkan dengan n²; φⁿ digunakan sebagai skala. Pₘ menggambarkan proyeksi struktur ke dimensi pengamat. Penulisan Dₙ² tidak boleh otomatis diartikan sebagai kuadrat dari D(n).
U(n) = (Dₙ², φⁿ) Pₘ(U(n)) = Pₘ(Dₙ², φⁿ)
Analogi di alam dan grafik pertumbuhan
Cangkang, bunga matahari, galaksi, DNA, dan jaringan kosmos digunakan sebagai analogi bentuk. Gambar memperbandingkan pertumbuhan kuadratik dan eksponensial, tetapi skala angka pada beberapa grafik tidak konsisten. Analogi visual tidak membuktikan bahwa seluruh bentuk alam atau perkembangan mental mengikuti satu rumus.
