Kenali titik berangkat
Amati kondisi sekarang, sumber daya yang tersedia, dan hambatan yang perlu diperhatikan. Gunakan keadaan nyata ini sebagai dasar saat menyusun langkah.
Dua arah, satu tujuan
Arah pertama dimulai dari realitas: waktu, kemampuan, sumber daya, dan hambatan. Arah kedua dimulai dari visi: keadaan yang ingin dicapai. Menghubungkan keduanya membantu menyusun langkah yang dapat dilakukan sekarang.
Ketika arah belum jelas
Gambar mengibaratkannya sebagai berlari tanpa mengetahui garis finis. Keraguan, distraksi, prioritas yang berubah, dan penggunaan tenaga yang tersebar dapat menyulitkan perjalanan. Menjelaskan tujuan membantu memilih tindakan yang relevan.
